Berikut ini kami sajikan sembilan kriteria penilaian SNMPTN yang bisa digunakan untuk menyeleksi pendataran calon mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN.
1. Nilai Rapor
Nilai rapor mata pelajaran yang masuk dalam Ujian Nasional atau UN sering menjadi acuan penerimaan di PTN. Telebihnya jika nilai dari mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan itu bagus, maka besar kemungkinan untuk dapat diterima. Akan tetapi untuk perbandingan juga ada antar pendaftar, maka secara umum akan dilihat dari nilai total rapor keduanya.
2. Nilai per Mata Pelajaran
Seperti halnya nomor satu diatas, nilai Mata Pelajaran juga menentukan penerimaan SNMPTN. Misalnya si A dan B mendaftar di satu Universitas dengan jurusan Fisika yang sama. Secara peringkat si A kalah, namun si A memiliki nilai Fisika lebih baik dari pada si B. Dalam kasus seperti ini maka si A tetap bisa bersaing dengan si B.
3. Konsistensi
Konsistensi yang dimaksud adalah soal peringkat kelas yang tidak pernah lebih dari 50% dari kelasnya selama tiga sampai lima semester. Yang dimaksud adalah jika dalam kelas ada 30 siswa selama semester 1 sampai 5, maka peringkat kelasnya tidak boleh lebih dari peringkat 15 setiap semesternya.
4. Prestasi di luar kelas
Prestasi juga bisa menjadi tolak ukur bagi pendaftar SNMPTN. Siswa dapat melampirkan masksimal 3 prestasi terbaik. Piagam atau sertifikat bukti prestasi tersbut harus di scan, lalu di unggah saat pendaftaran online.
5. Akreditasi
Akreditasi sekolah juga menjadi pertimbangan dalam penilaian SNMPTN. Seperti prestasi-prestasi sekolah, pembelajaran sekolah dalam akreditasi, dsb.
6. Prioritas Pemilihan Jurusan
Pemilihan jurusan juga mempengaruhi peluang diterimanya melalui jalur SNMPTN. Pasalnya dalam pemilihan jurusan harus disesuaikan dengan nilai-nilai selama 5 semester dan kuota daya tampung setiap jurusan.
7. Jumlah Alumni di PTN
Jumlah alumni yang kuliah di PTN tersebut juga menjadi pertimbangan. Semakin banyak alumni yang terdaftar di PTN tersebut semakin besar peluang diterimanya. Pasalnya jika banyak alumni di PTN tersebut, maka dianggap bahwa sekolah asal tersebut bagus.
8. Faktor Pengembangan SDM Daerah
Beberapa PTN ada yang memberikan jatah terhadap daerah-daerah tertentu yang kekurangan akan SDMnya. Terutama jurusan yang menyangku kesejahteraan masyarakat, seperti Dokter dan Guru. Hal ini ditujukan supaya kelak nanti setelah lulus para mahasiswa dapat kembali kedaerahnya dan mengabdi kepada masyarakat daerah.
9. Aturan Khusus Tiap PTN
Ada aturan-atauran khusus tiap PTN yang perlu Anda perhatikan, terutama terkait dengan surat pernyataan kesedian pembayaran.

{ 0 komentar... read them below or add one }
Post a Comment